Pages

Banner 468 x 60px

VIDEO PROFIL DESA UJUNG PIRING #KKNUTMGASAL2019

0 komentar
Read more...

Olahan Kerupuk Tiram Dengan Berbagai Rasa Dan Teh Daun Mangga Yang Kaya Akan Manfaat

0 komentar

Olahan Kerupuk Tiram Dengan Berbagai Rasa
Dan Teh Daun Mangga Yang Kaya Akan Manfaat

Produk unggulan KKN16 yang dirbahan baku tiram yang diberi nama PETIR (Kerupuk Tiram) merupakan salah satu produk original yang masih belum ada di desa Ujung Piring. Adanya inovasi ini diharapkan masyarakat dapat menikmati kerupuk tiram dengan berbagai rasa. Pemanfaatan tiram sebagai bahan dasar kerupuk untuk produk unggulan KKN16 didasarkan adanya bebebrapa manfaat yang terkandung didalamnya. Banyak sekali kandungan dalam tiram yang baik bagi kesehatan yang diantaranya adalah Zinc, sumber protein, asam amino, dan zat besi. Adapun manfaatnya bagi kesehatan adalah meningkatkan kesuburan pada wanita, meningkatkan kekebalan tubuh, baik bagi kesehatan jantung, membantu menurunkan berat badan, membangun tulang yang kuat, mencegah anemia, dan pertumbuhan janin yang optimal. Manfaat yang banyak itulah membuat kelompok KKN16  mengolah tiram menjadi sebuah kerupuk dengan berbagai rasa supaya masyarakat dapat menikmati tiram dengan olahan yang tidak biasa. Rasa yang diberikan pada kerupuk tiram sebagai produk unggulan KKN16 adalah rasa balado, rasabarbeque, rasa ayam, dan rasa pedas. Cara membuat kerupuk tiram varian rasa bisa dibilang cukup sederhana. Di bawah ini akan dijelaskan bahan, alat dan proses pembuatan kerupuk tiram variasn rasa. 



Cara Pembuatan       :
1.      Siapkan alat dan bahan yang diperlukan.
2.      Masukan tepung terigu, tepung tapioca, garam, dan tiram yang sudah di blender. Tambahkan juga bawang putih yang sudah dihaluskan dan juga obat kerupuk kemudian beri air dan aduk hingga adonan tercampur.
3.      Masukkan adonan kedalam plastik hingga adonan habis.
4.      Rebus adonan didalam air mendidih. Tunggu sekitar 1 jam.
5.      Angkat rebusan adonan kerupuk. Tunggu adonan sampai dingin.
6.      Buka plastik adonan, kemudian iris adonan sesuai dengan selera.
7.      Keringkan adonan dibawah sinar terik matahari.
8.      Setelah kering, goring adonan kerupuk. Untuk menggoreng kerupuk pastikan minyak dalam kondisi panas. Tiriskan kerupuk dan beri rasa yang diinginkan.


Selain produk unggulan yang telah dipaparkan sebelumnya, kelompok KKN16 memiliki satu lagi produk unggulan yang tak kalah unik yang bernama MATE (Mangga Teh) produk unggulan yang satu ini menggunakan daun mangga yang memiliki banyak khasiat. Mangga merupakan salah satu buah tropis dengan rasa manis dan kaya akan kandungan air. Mangga pun memiliki beragam manfaat, antara lain mencegah kanker, membantu pencernaan, serta menyehatkan mata. Tak cuma buahnya, manfaat daun mangga juga tak bisa diabaikan begitu saja. Daun mangga mengandung senyawa bioaktif mangiferin, polifenol, dan triterpenoid. Ketiga senyawa ini memberikan daun mangga beragam manfaat seperti peluruh lemak, antioksidan, serta penyembuh luka. Banyaknya manfaat dari daun mangga inilah yang mendasari kelompok KKN16 memilih daun mangga  sebagai bahan dasar pembuatan teh. Pembuatan daun mangga ini sebagai teh juga bertujuan agar mengurangi sampah daun mangga yang berjatuhan dan menjadikannya olahan yang bermanfaat bagi kesehatan.
                Bahan dan alat yang dibutuhkan dalam pembuatan teh ini cukup sederhana. Di bawah ini merupakan baha, alat, sekaligus cara pembuatan the daun mangga yang dapat anda coba dirumah.

Cara Pembuatan       :
1.      Cuci bersih daun mangga
2.      Jemur daun mangga dibawah sinar matahari hingga kering (Sampai bisa diremas seperti daun teh) Teknik pengeringan juga bisa menggunakan oven.
3.      Daun mangga yang sudah kering diremas-remas hingga seperti daun teh.
4.      Remasan daun mangga di rebus, hingga mendidih dan didinginkan.
5.      Saring rebusan daun mangga tambahkan gula dan kayu manis sesuai selera  kemudian rebus hingga mendidih.




Read more...

KEPENDUDUKAN DAN KETENAGAKERJAAN

0 komentar


Desa Ujung Piring  merupakan desa yang memiliki lima dusun yaitu, Ujung Piring Timur, Ujung Piring Barat, Langgundih, Langgundih Kampung Dhaja Lorong, dan Gili Pareh dengan luas 186,42 hektar. Dari kelima dusun tersebut dusun Langgundih, dusun Langgundih Kampoeng Dhaja Lorong, dan Gili Pareh merupakan dusun yang warganya lebih sedikit dibandingkan kedua yang lain, yaitu Ujung Piring Timur dan Ujung Piring Barat. Jumlah laki-laki di desa Ujung Piring dominan dibandingkan dengan pertumbuhan jumlah perempuan.  Berikut data jumlah masyarakat disetiap dusun yang berada di desa Ujung Piring.

Pekerjaan penduduk desa Ujung Piring berragam. Mayoritas penduduk Desa Ujung Piring bekerja sebagai petani dan nelayan (laki-laki maupun perempuan), sedangkan minoritasnya bekerja sebagai pedagang, wiraswasta, dan guru di luar kabupaten Bangkalan. Remaja di desa Ujung Piring lebih memilih untuk bekerja daripada meneruskan pendidikan yang lebih tinggi. Kebanyakan para remaja bekerja di gudang dan merantau keluar pulau Madura. Berikut tabel pekerjaan masyarakat di kelima dusun di desa Ujung Piring.



Read more...